Menu Bar

Minggu, 23 Desember 2018

ANALISIS STUDI KASUS


Nama   : Nur Amalita Syafira

NPM   : 15215168
Kelas   : 4EA23
SAP     : TM-8

STUDI KASUS TENTANG PRODUK PADA NIKE

Analisis :
Nike Inc, sebuah perusahaan manufaktur berskala global yang berdiri sejak tahun 1964 di Portland. Awalnya perusahaan ini telah memproduksi sepatu atletis, yang kemudian berkembang sehingga pada akhirnya memproduksi berbagai macam produk olahraga. Nike terutama terlibat dalam desain, pengembangan, dan seluruh dunia pemasaran sepatu, pakaian, peralatan dan produk-produk aksesori. Perusahaan menjual produk melalui retail seni dari distributor dan pemegang lisensi, di lebih dari 180 negara di Amerika, Eropa, Timur Tengah dan Afrika dan Asia Pasifik. Nike memiliki ekuitas merek yang kuat. Nike menawarkan sepatu dan pakaian atletik di bawah merek Nike dan merek lain seperti Converse, Chuk Taylor, All Star, Satu Bintang dan Nike Bauer. Ekuitas merek yang kuat memungkinkan perusahaan untuk meluncurkan produk baru.

SEGMENTASI NIKE
Walaupun Nike saat ini telah menjadi perusahaan yang terkenal di dunia, fungsi marketing sangatlah penting. Beberapa variabel yang biasa digunakan untuk mensegmentasi pasar, adalah:
  • Geografi, dengan membagi pasar menjadi unit-unit geografis yang berbeda-beda sperti negara bagian, wilayah, maupun kota.
  •  Pendapatan.
  • Psikografis, membagi konsumen manjadi kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial, gaya hidup, atau karakteristik kepribadian.
  • Perilaku, membagi konsumen berdasarkan pengetahuan, sikap, kegunaaan, atau tanggapan suatu produk.


STRATEGI MEREK PRODUK NIKE
Nike menganut diversifikasi monolitik, dimana semua produk turunannya terkonsentrasi terhadap induk perusahaan, yaitu tetap menggunakan nama Nike untuk semua produk turunannya. Pada awalnya, sebagai perusahaan sepatu, Nike membranding produknya dengan positioning "Sepatunya Juara". Nike benar-benar membranding produknya dengan citra yang sangat tinggi, seringkali mereka membuat kontrak eksklusif kepada para juara tersebut, dan tentunya dengan biaya yang sangat besar. Konsekwensinya si atlet harus menggunakan sepatu Nike dalam setiap pertandingan, bila si atlet lalai maka denda besar akan menunggu. Ini adalah posisi tawar yang sangat bagus bagi Nike, dengan demikian tidak akan ada orang atau institusi yang menggunakan produk ataupun logo Nike dengan sembarangan. Kesalahan sedikit warna saja dalam mencetak warna logo bisa menghasilkan denda yang begitu besar.

POSITIONING PRODUK NIKE
Fokus pada spesifikasi atau image yang dibentuk dari pertama kali muncul, Nike memiliki image sebagai invent dari produk sepatu olahraga. Hal ini tetap dilakukan hingga sekarang, dan ini membentuk positioning produk Nike itu sendiri. Positioning berguna untuk membedakan tawaran yang diberikan produsen dengan membangun sejumlah keunggulan bersaing yang menarik perhatian dalam segmen tertentu. Tugas positioning terdiri dari tiga langkah, yaitu memilih keunggulan bersaing yang dapat dijadikan sebagai dasar untuk membangun posisi, memilih keunggulan bersaing yang tepat, dan memilih suatu strategi positioning produk secara menyeluruh.