Nama : Nur Amalita Syafira
NPM : 15215168
Kelas : 4EA23
SAP : TM-8
STUDI
KASUS TENTANG PRODUK PADA NIKE
Analisis
:
Nike Inc, sebuah
perusahaan manufaktur berskala global yang berdiri sejak tahun 1964 di
Portland. Awalnya perusahaan ini telah memproduksi sepatu atletis, yang
kemudian berkembang sehingga pada akhirnya memproduksi berbagai macam produk
olahraga. Nike terutama terlibat dalam desain, pengembangan, dan seluruh dunia
pemasaran sepatu, pakaian, peralatan dan produk-produk aksesori. Perusahaan
menjual produk melalui retail seni dari distributor dan pemegang lisensi,
di lebih dari 180 negara di Amerika, Eropa, Timur Tengah dan Afrika dan Asia
Pasifik. Nike memiliki ekuitas merek yang kuat. Nike menawarkan sepatu dan
pakaian atletik di bawah merek Nike dan merek lain seperti Converse, Chuk
Taylor, All Star, Satu Bintang dan Nike Bauer. Ekuitas merek yang kuat
memungkinkan perusahaan untuk meluncurkan produk baru.
SEGMENTASI
NIKE
Walaupun Nike saat ini
telah menjadi perusahaan yang terkenal di dunia, fungsi marketing sangatlah
penting. Beberapa variabel yang biasa digunakan untuk mensegmentasi pasar,
adalah:
- Geografi, dengan membagi pasar menjadi unit-unit geografis yang berbeda-beda sperti negara bagian, wilayah, maupun kota.
- Pendapatan.
- Psikografis, membagi konsumen manjadi kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial, gaya hidup, atau karakteristik kepribadian.
- Perilaku, membagi konsumen berdasarkan pengetahuan, sikap, kegunaaan, atau tanggapan suatu produk.
STRATEGI
MEREK PRODUK NIKE
Nike menganut
diversifikasi monolitik, dimana semua produk turunannya terkonsentrasi terhadap
induk perusahaan, yaitu tetap menggunakan nama Nike untuk semua produk
turunannya. Pada awalnya, sebagai perusahaan sepatu, Nike membranding produknya
dengan positioning "Sepatunya Juara". Nike benar-benar membranding
produknya dengan citra yang sangat tinggi, seringkali mereka membuat kontrak
eksklusif kepada para juara tersebut, dan tentunya dengan biaya yang sangat
besar. Konsekwensinya si atlet harus menggunakan sepatu Nike dalam setiap
pertandingan, bila si atlet lalai maka denda besar akan menunggu. Ini adalah
posisi tawar yang sangat bagus bagi Nike, dengan demikian tidak akan ada orang
atau institusi yang menggunakan produk ataupun logo Nike dengan sembarangan.
Kesalahan sedikit warna saja dalam mencetak warna logo bisa menghasilkan denda
yang begitu besar.
POSITIONING
PRODUK NIKE
Fokus pada spesifikasi
atau image yang dibentuk dari pertama kali muncul, Nike memiliki image sebagai
invent dari produk sepatu olahraga. Hal ini tetap dilakukan hingga sekarang,
dan ini membentuk positioning produk Nike itu sendiri. Positioning berguna
untuk membedakan tawaran yang diberikan produsen dengan membangun sejumlah
keunggulan bersaing yang menarik perhatian dalam segmen tertentu. Tugas
positioning terdiri dari tiga langkah, yaitu memilih keunggulan bersaing yang
dapat dijadikan sebagai dasar untuk membangun posisi, memilih keunggulan
bersaing yang tepat, dan memilih suatu strategi positioning produk secara
menyeluruh.